Berbagai pendekatan psikologi

Hay psychofams! setelah penjelasan sebelumnya kita membahas mengenai pendekatan sturkturalisme (dikemukakan oleh Wilhelm Wundt) dan fungsionalisme (dikemukakan oleh William James), ternyata masih ada pendekatan lainnya. Yuk kita bahas ada pendekatan apa saja sih.

Pendekatan Biologi

beberapa psikolog menelusuri perilaku dan proses-proses mental melalui pendekatan biologi (biological approach) yang memusatkan pada tubuh,terutama otak, dan sistem saraf. Misalnya menyelidiki cara jantung berdetak ketika sedang takut atau bagaimana tangan bisa berkeringat ketika sedang berbohong. Meskipun sejumlah sistem fisiologis mungkin terlibat dalam pikiran dan perasaan, namun ternyata sumbangan terhadap perkembangan psikologi fisiologis datang dari neurosains.

Nah psychofams, apa sih neurosains itu, Neurosains merupakan kajian ilmiah mengenai struktur, fungsi, perkembangan, genetika, dan biokimia. Neurosains menekankan bahwa otak dan sistem saraf adalah hal inti untuk memahami perilaku,pikiran, dan emosi.

Pendekatan Psikoanalisa

Pendekatan ini berpendapat bahwa naluri biologis yang tidak dipelajari (terutama seksual dan dorongan agresif) mempengaruhi cara manusia berpikir, merasa, dan berperilaku. Sigmund Freud (pendiri pendekatan Psikodinamika) berpendapat bahwa hubungan dini atau masa kecil dengan orangtua merupakan faktor utama yang membentuk kepribadian individu. Berbeda dengan behavioristik, pendekatan psikodinamika memusatkan hampir semua landasan teorinya pada penerapan klinis dari pada pendekatan eksperimen. Sehinnga membuat pendekatan ini menjadi kontrovesional dan sulit untuk divalidasi.

Pendekatan Behavioristik

Pendekatan ini menekankan kajian ilmiah mengenai berbagai respon perilaku yang dapat diamati dan diukur yang berasal dari lingkungan. Berada dibawah kepemimpinan J.B.Watson (1878-1958) dan B.F. Skinner (1904-1990), behaviorisme berhasil mendominasi penelitian psikologi selama setengah abad ke-21. Skinner menjelaskan bahwa apa yang kita lakukan merupakan ujian terakhir atas diri kita sebenarnya. Skinner meyakini bahwa ganjaran (reinforcement) dan hukuman (punishment) menentukan perilaku kita. Misalnya, seorang anak mungkin berperilaku sopan karena orangtuanya telah memberikan ganjaran (reinforcement) bagi perilaku tersebut.

Pendekatan Humanistik

Pada pendekatan ini menekankan pada kualitas-kualitas positif seseorang, dan kebebasan untuk memilih takdir apa pun. Para penganut humanistik berpendapat bahwa dari pada dikendalikan oleh dorongan-dorngan ketidak sadaran (seperti pendapat yang dingkapkan oleh Psikodinamika) atau oleh ganjaran dari lingkungan ( seperti yang dikatakan oleh behavioristik), manusia dapat menentukan hidupnya dengan nilai-nilai kemanusiaan seperti altruisme (tidak mementingkan diri sendiri demi kesejahteraan orang lain) dan kehendak bebas.

Pendekatan Kognitif

Pada pendekatan ini menekankan pada proses-proses mental yang terlibat dalam mengetahui bagaimana kita mengarahkan perhatian, memecahkan permasalahan, bagaimana kita berpikir,dll

 Source: buku psikologi umum laura king 2010

 

5/5
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *